October 1, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Awal bulan depan, genap satu tahun pernikahan kita. Sementara bunga kecil di perutmu sudah mulai mendesak-desak ingin keluar, hmm… tak terasa sebentar lagi bunga itu akan keluar dan menghiasi harum rumah kecil ini. Dik, sungguh aku sudah tidak sabar untuk menciuminya sepuasku hingga tak satupun orang lain kuberikan kesempatan mencium dan memeluknya sebelum aku, ayahnya, bosan menciumnya.
Satu tahun empat bulan yang lalu, aku masih ingat saat datang ke rumahmu untuk berkenalan dengan keluargamu. Takkan pernah hilang dalam ingatanku, betapa kedatanganku yang ditemani beberapa sahabat untuk berkenalan malah berubah menjadi sebuah prosesi yang aku sendiri tidak siap melakukannya, yah… aku melamarmu dik….
Padahal, baru satu minggu sebelum itulah kita berkenalan di rumah salah seorang sahabatmu. Waktu itu, aku tak berani menatap wajahmu meski ingin sekali aku beranikan diri untuk mengangkat wajahku dan segera menatapmu. Tapi, entah magnet apa yang membuatku terus tertunduk. Kenakalanku selama ini ternyata tidak berarti apa-apa dihadapanmu, kurasakan sebuah gunung besar bertengger tepat di atas kepalaku dan membuatku terus tertunduk.
Dik, aku juga masih ingat dua hari setelah pernikahan kita, kamu masih tidak mau membuka jilbab didepanku meski aku sudah sah sebagai suamimu. Tidurpun, kita masih berpisah, kamu diatas kasur empuk yang aku belikan beberapa hari sebelum pernikahan, sementara aku harus kedinginan tidur dilantai beralaskan selimut.
Hmm, aku masih sering tersenyum sendirian kala mengingat kata-kataku untuk merayumu agar mau membuka jilbab. ‘Abang cuma ingin tahu, istri abang nih ada telinganya nggak sih’. Kata-kata lembutku pada malam ketiga itu langsung disambar dengan pelototan mata indahmu. ‘Teruslah dik, mata melotot adik takkan pernah membuat abang takut atau menyerah, malaaah, adik makin terlihat cantik, makin jelas indahnya mata adik’.
Setelah kata-kata itu meluncur dari mulut jahilku, bertubi-tubi pukulan sayang mendarat di tubuh dan kepalaku karena adik menganggap aku meledekmu. Tapi waktu itu, aku justru merasakan kehangatan pada setiap sentuhan tanganmu yang mengalir bak air di pegunungan. Karena aku yakin, dibalik pukulan-pukulan kecil itu, deras kurasakan cintamu seiring hujan yang turun sejak selepas maghrib.
Indah bunga seroja di taman mungkin takkan pernah bisa mengungkapkan eloknya cinta kita, cinta yang didasari atas kecintaan kepada Allah. Allah-lah yang menciptakan hati, jiwa dan ragamu begitu rupa sehingga aku mencintaimu. Aku pun berharap, atas dasar cinta Allah pulalah adik mencintaiku. Karena hanya dengan cinta karena Allah, cinta ini akan terus berbunga dan mewangi selamanya.
Cinta hakiki adalah cinta kepada zat yang menciptakan cinta itu sendiri, begitu seorang bijak berkata. Cinta tidak dirasa tanpa pengorbanan, kasih sayang bukan sekedar untaian kata-kata indah, dan kerinduan yang terus takkan pernah terwujud jika hanya sebatas pemanis bibir, tambah sang bijak.
Langit akan selamanya cerah, bila kita suburkan cinta ini. Mentari takkan pernah bosan bersinar selama kasih antara kita tetap terpatri dan rembulan pun tetap tersenyum, selama kita isi hari-hari dengan segala keceriaan yang jujur.
Tak terasa, malam semakin larut dik. Baru saja kudengar dentang jam berbunyi duabelas kali. Sementara tangan ini masih asik dengan pena dan secarik kertas putih. Kan kutulis semua rasa bathinku malam ini, semua keindahan, kehangatan, dan hidup dibawah naungan cinta bersamamu karena Allah. Tapi, maafkan aku dik, karena aku juga akan mengkhabarimu hal yang tidak pernah kuceritakan kepadamu sebelumnya.
Kau sandarkan kepalamu di dadaku, lelap sudah malam menghantarmu tidur. Tapi, ah… bunga kecil kita ternyata belum tidur dik… sesekali kurasakan sentuhan kakinya dari dalam perutmu. Rupanya bunga kecil itu sudah mengenaliku sebagai ayahnya, kurasakan berkali-kali diberbagai kesempatan berdampingan denganmu, tangan-tangan kecilnya berupaya menggapai dan menyentuhku seakan memintaku untuk segera menggendongnya.
Malam ini, ada tangis dihatiku yang tidak mungkin aku curahkan padamu. Karena aku tahu, kaupun sudah cukup sering menahan tangismu agar tidak terlihat olehku. Jadi, mana mungkin aku menambahinya dengan air mataku yang mulai menggenang di bibir kelopak mataku ini.
Sebagai suami, aku merasa belum mampu membahagiakanmu dik. Nafkah yang kuberikan kepadamu setiap bulan, tidak pernah cukup bahkan untuk dua minggu pun. Sehingga untuk keperluan dua minggu berikutnya, aku harus meminjamnya dari teman-temanku tanpa sepengetahuanmu dan aku hanya membisikimu, ‘rizqumminallaah’.
Setahun kita menikah, tak sehelaipun pakaian kubelikan untukmu. Bahkan aku sering menangis, saat mengajakmu pergi, adik harus bingung mencari-cari sandal yang layak dipakai. Tak pernah aku mengajakmu untuk berjalan-jalan, karena aku selalu disibukkan dengan segala urusanku, tak peduli hari libur. Aku selalu berharap adik tampil cantik dan segar sepanjang hari, tapi tak pernah kubelikan adik alat-alat kecantikan. Dan yang terakhir, aku tak kuasa mengingatnya dik, meski berat kita harus melalui saat-saat kita makan dengan makanan seadanya, bahkan tidak jarang kita berpuasa. Waktu itu adik bilang, ‘Biarlah bang, adik lebih rela makan sedikit dan seadanya daripada kita harus berhutang, karena hidup tidak akan tenteram dan selalu merasa dikejar-kejar’.
Sebentar lagi, bunga kecil itu akan hadir dik. Akankah aku, ayahnya, membiarkannya tumbuh dengan apa adanya seperti yang aku lakukan terhadapmu dik. Bersyukurlah ia karena mempunyai ibu yang sholehah dan selalu menjaga kedekatannya dengan Allah. Karena, walau gizi yang diberikannya kelak tidak sebanyak kebanyakan anak-anak lainnya, tetapi ibunya akan mengalirkan gizi takwa dihatinya, mengenalkan Allah sebagai Rabb-nya, Muhammad sebagai tauladannya dan mengajarkan Al Qur’an sebagai petunjuk jalannya kelak. Ibunya akan mengajarkan kebenaran kepadanya sehingga mampu membedakan mana hak dan mana bathil,
Dik, jika ia lahir nanti, sirami hatinya dengan dzikir, suburkan jiwanya dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an, hangatkan tubuhnya dengan keteguhan menjalankan dinnya, baguskan pula hatinya dengan mengajarkannya bagaimana mencintai Allah dan Rasul-Nya, ajarkan juga ia berbuat baik kepada orangtua dan orang lain, bimbinglah ia dengan ilmu yang kau punya, sehingga dengan ilmu itu ia tidak menjadi orang yang tertindas. Jadikan jujur sebagai pengharum mulutnya serta kata-kata yang benar, baik, lembut dan mulia sebagai penghias bibirnya. Sematkan kesabaran dalam setiap langkahnya, taburi pula benih-benih cinta di dadanya agar ia mampu mengukir cinta dan kasih sayang dalam setiap perilakunya, dan yang terakhir kenakan takwa sebagai pakaiannya setiap hari.
Jika demikian, insya Allah harapan dan do’a kita untuk tetap bersama sampai di surga kelak akan lebih mudah kita gapai. Aku berharap, engkau membaca surat yang kuselipkan di bawah bantalmu malam ini. Dan jika kau telah membacanya esok pagi, jangan katakan apapun kecuali ciuman hangat di tanganku. Karena dengan begitu, aku tahu kau telah membacanya.’ [bayu]
Dikutip dari ‘Sirami Bunga Kita Dengan Cinta’
Eramuslim.com
September 10, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
1. Bermimpilah! Karena dengan bermimpi suatu saat Anda akan berani berkata “ Terima kasih ya Allah. Mimipi saya jadi kenyataan.” Bagaimana Anda mampu menjadi orang besar kalau bermimpi saja tidak berani?
2. Apa benar keberadaan Anda saat ini tidak berarti apa-apa?, apa arti keberadaan Anda saat ini?
3. Rasa percaya diri akan tumbuh karena dipersiapkan perencanaan dan pelaksaanaannya.
4. Anda tidak akan sukses ketika sikap mental anda tidak yakin terhadap diri Anda.
5. Ingat! Anda dilahirkan bukan untuk melakukan semuanya, tapi Anda dilahirkan untuk melakukan seseuatu. Carilah sesuatu itu. Anda pasti BISA!
6. Tips sederhana untuk memvisualisasikan mimpi-mimpi Anda adalah TAJAM ; T (Tekad yang kuat dan Tujuan yang jelas), A (Arahkan pada potensi positif), J (Jauhkan dari Metafora Negatif), A (ambil ,manfaat dari setiap kegagalan), M (Mantapkan motivasi dengan motivasi mantap)
7. Burung elang tampak gagah ketika terbang dan bukan dengan berlari. Sebaliknya kuda akan gagah ketika harus berlari dan bukan berenang.
8. Hilangkan keluhan dari otak Anda sekarang , maka Insyaallah sikap optimis akan menghampiri Anda.
9. jangan bilang “ saya tidak mampu melakukan itu.” Tapi katakanlah “ bagaimana cara saya melakukan itu;”
10. setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Rumus orang sukses adalah ; orang SUKSES lebih banyak gagalnya dari pada orang gagal. Sering mencoba sering gagal, tak pernah mencoba tak pernah gagal. Tapi hasilnya pasti beda!
11. Bangkitkan diri Anda dengan tiga hal : 1, Jangan mengeluh. 2, coba lagi dan coba lagi. 3, berdoalah kepada Allah dengan sesungguhnya.
12. cara tercepat mengubah sikap teman Anda terhadap diri Anda adalah dengan mengubah sikap anda sendiri.
13. Tidak akan pernah terjadi sebuah perubahan kalau yang Anda lakukan adalah menunggu orang lain mengubah dirinya untuk Anda tanpa adanya perubahan dari diri Anda.
14. cara praktis memulai sebuah perubahan adalah keberanian Anda untuk memutuskan kemana arah perubahan yang Anda inginkan, apa saja yang ingin Anda ubah dan kemudian berjanji pada diri Anda sendiri untuk menjaga keputusan tersebut.
15. Hanya orang sukses yang mampu menanggung resiko dari setiap pilihan yang dia ambil, senantiasa mengevaluasii perkembangan perubahan dan memperbaiaki kegagalan yang telah lalu dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama sambil melakukan perbaikan yang ditargetkan.
16. Unsur terpenting dalam mengubah sudut pandang akan kehidupan adalah kemampuan anda untuk percaya pada dirii sendiri, kemampuan menguasai diri dan kemampuan menerjemahkan ide atau gagasan ke dalam aksi nyata dengan dimulai dari diri Anda sendiri.
17. Penderitaan, masalah, rasa sakit, dan kesuksesan adalah satu paket harga yang tak dapat dibeli secara terpisah.
18. Kalau Anda ingin sukses maka Anda harus siap menjalani hal-hal yang tidak mau dilakukan oleh orang-orang biasa. Dan orang-orang biasa terbiasa menghindari masalah, banyak mengeluh dan senang mencari-cari alasan yang membenarkan kemalasannya.
19. Kemauan, antusiasme, sikap optimis, keyakinan dan mau bertindak nyata adalah bagian dari perangkat yang harus dipersiapakan untuk mewujudkan siapa jati diri Anda.
20. Selama Anda tidak pernah berhenti/menyerah, Anda tidak pernah gagal.
21. Rasa takut dan kemalasan adalah antimotivasi yang membuat manusia selalu mencari jlan pintas dan jalan mudah. “Succes is My Right”
22. Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari hasil akhir, tapi dinilai dari proses perjuangannya.
23. Kalau Anda bercita-cita mendapatkan ikan paus. Mengapa Anda memancing di selokan ? bukankah ikan paus itu ada di samudera?
24. Cita-cita akan sebanding dengan resiko yang akan Anda alami.
25. Orang sukses dinilai dari bagaimana ia menghadapi masalah dengan tenang dan berani.
26. Setiap keputusan akan menuai kontroversi. Anda tidak mampu menyenangkan semua orang.
27. Tidak penting berapa kali Anda jatuh dan gagal . yang lebih penting adalah apakah Anda senantiasa bangun kembali?
28. Banyak orang ingin berubah tetapi perubahan yang diinginkan hanya sebatas keingininan dan keputusan tanpa diringi kemauan yang keras untuk memulai langkah pertama.
29. seorang juara selalu memiliki tujuan akhir untuk mencapai yang terbaik , tetapi ia bersedia mendekatinya dengan selangkah demi selangkah.
30. Sikap mental sang juara senantiasa di isi oleh prasangka-prasangka positif atas setiap kegagalan yang dialaminya. Selama tidak pernah berhenti , Sang juara tidak pernah gagal. Bagi orang yang bermental juara, kegagalan hanyalah peristiwa, dan akan diperbaiki pada tahap berikutnya.
31. Kesiapan menerima beban yang dihindari orang-orang biasa adalah syarat mutlak yang harus disadari oleh seorang pemenang.
32. Sang pemenang tidak pernah menyerah , dan orang yang menyerah tidak akan pernah menang.
33. Masalahnya bukanlah apakah Anda dijatuhkan, tetapi apakah Anda mampu bangkit kembali. (Vince Lombardi)
34. Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari keslahan-kesalahannya dan mencoba lagi sutau cara yang berbeda. (Dale Carnegie)
35. Sesungguhnya aku tidak gagal. Aku telah berhasil menemukan beribu-ribu cara yang salah untuk membuat bola lampu. (Thomas Alfa Edison)
36. Kunci utama nilai diri untuk mengetahui seberapa besar harga diri kita adalah dengan melakukan : 1) Keluar dari zona kenyamanan dengan berani melakukan sesuatu yang baru. 2) Keberanian untuk membentuk diri dengan menghilangkan bagian yang tidak berguna berupa sifat-sifat negatif yang selama ini menempel pada diri kita. 3) keberanian untuk menempatkan diri pada tempat yang layak dengan kesiapan menerima tantangan dan hambatan dari pihak lain sehingga harga kita akan dinilai.
37. Apalah artinya seorang yang bisa melakukan banyak hal namun selalu tidak mau melakukan banyak hal.
38. Kunci utama nilai diri untuk meningkatkan harga diri adalah KEMAUAN untuk mencoba sehingga BISA setelah mengalamii bernbagai kegagalan dan hambatan dari luar maupun dari dalam diri sendiri.
39. Jangan biarkan apa yang tidak dapat Anda kerjakan tercampur dengan apa yang dapat Anda kerjakan. (John Wooden)
40. Semua impian Anda akan menjadi kenyataan ketika Anda mempunyai kebranian untuk mengejar impian-impian tersebut. (Walt Disney)
41. Kesuksesan adalah 1 persen ide dan 99 persen keringat.
42. Hari ini adalah hari yang lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini.
43. Seorang besar tahu bahwa ketika seorang belajar menggoreng tempe dan gosong, maka yang gosong adalah temepnya, bukan yang menggorengnya.
44. Anda mungkin tidak mampu mengubah dunia yang Anda lihat sekitar Anda. Tetapi Anda mampu mengubah cara pandang Anda melihat dunia yang ada dalam diri Anda. (Anonim)
45. Perubahan besar pada dasarnya adalah kumpulan dari perubahan-perubahan kecil yang terkumpul dan menjadi sebuah kebiasaan…
46. Anda adalah sesuai apa yang ada dalam pikiran Anda. Kemenangan dan keseksesan diawali dari bagiamana pikiran Anda.
47. Bahagia, sedih, senang, dan semua rasa berawal dari bagaimana Anda memandang sesuatu dengan pikiran Anda.
48. di setiap masalah pasti ada peluang. Dan sebaliknya di setiap peluang tentu ada masalah.
49. Orang-orang luar biasa akan senantiasa memandang sesuatu yang baru adalah tantangan untuk lebih maju.
50. Peluang adalah kesempatan untuk berhasil namun juga kesempatan untuk menambah kegagalan.
51. Tiga langkah cerdas menghadapi masalah ; 1) Melangkahlah setahap demi setahap. 2) Belajarlah dari keslahan Anda sendiri. 3) Yakin dan percaya diri Anda pada Allah SWT.
52. dalam perjalanan hidup , kekecewaan dan kegagalanlah yang akan mengawali kesuksesan.
53. Beranilah menganggung resiko terburuk dari apa yang Anda kerjakan.
54. Cicak pun percaya bahwa selama ia mau bergerak dan mencari peluang , ia tidak akan mengalami kelaparan walau semua makanannya mampu terbang sedangkan cicak tidak. Bagaimana dengan Anda? Allah SWT Maha Kaya. Yaqinkanlah!!!
55. Seorang yang berhasil adalah orang yang dapat meletakkan sebuah batu dasar yang kuat dengan batu bata yang dilemparkan orang lain kepadanya. (David Brinkley)
56. Ingat, semua kata-kata miring akan luntur dengan bukti nyata.
57. Kalimat “sulit tapi bisa” berakhir pada sikap optimis dan berlanjut pada gerak mencoba, sedangkan kalimat “Bisa tapi sulit” cenderung mendorong sikap pesimis dan menyerah sebelum melakukan percobaan.
58. Kesalahan Anda dalam memilih kosa kata akan berpengaruh pada mandeknya kreativitas bawah sadar.
59. Emosi kita akan membentuk sikap tubuh dan sikap tubuh kita dipengaruhi oleh emosi. Sikap tubuh Anda akan mampu mengbah emosi Anda.
60. Saya akan coba fokuskan pada “ Bagaimana sikap Anda mampu mengubah emosi Anda.” Sekarang Anda bayangkan satu masalah yang paling berat, kemudian Anda angkat wajah Anda menatap ke depan dengan tegas. Kepalkan tangan Anda. Bayangkan peristiwa bahagia yang sangan brekesan dalam hidup Anda. Melompatlah. Mulailah tersenyum dan bayangkan keinginan-keinginan Anda yang Indah. Teriakkan “Aku Pasti Bisa!” maka gairah baru akan Anda rasakan.
61. Sepuluh pola salah yang akan menghambat proses pencarian jati diri positif ; 1) Takut mengmbail resiko, 2) Kurang tekun, 3) Ingin mempreoleh hasil dengan cepat, 4) Kurangnya prioritas, 5) mementingkan diri sendiri dan ketamakan, 6) Tidak berpendirian, 7) Keengganan menyususn rencana dan mempersiapkan diri,
mencari pembenaran terhadap keslahan diri, 9) Tidak belajar dari kesalahan masa lalu, 10) Kurangnya tujuan.
62. Anda sekarang berada di tempat dimana pikiran Anda telah membawa diri Anda, Anda kelak berada pada tempat dimana pikiran Anda membawa Anda. (James Allen)
63. Banyak peluang besar yang hilang karena faktor kebimbangan. Ketakutan menimbulkan rasa tidak aman, kurang percaya diri serta kecenderungan menunda-nunda pekerjaan.
64. Orang yang tidak berani mencoba akan kalah sebelum berusaha.
65. Persiapan adalah ; Tujuan + Prinsip + Perencanaan + Pelaksanaan + Ketekunan + Kesabaran + Kebanggaan.
66. Persiapan berarti memberi toleransi pada kegagalan, meskipun tidak pernah menerimanya. Artinya berani menerima kegagalan tanpa harus merasa gagal, kecewa tanpa kehilangan keberanian.
67. Cara terbaik menghadapi kesalahan adalah ; Segere mengakuinya, tidak mendiamkannya, belajar dari kesalahan itu, tidak mengulanginya, tidak melemparkan kesalahan tau mencari-cari alasan.
68. Tidak ada kemenangan yang bisa diulang kembali jika kemenagan itu adalah buah dari kebetulan. Kemenangan tanpa perencanaan akan membawa kebanggaan sesaat dan penderitaan berikutnya.
69. Proses untuk menang lebih berharga dari hasil. Kunci kegagalan adalah ketika Anda ingin menyenangkan semua orang.
70. Syarat pencapaian tujuan jangka panjang adalah dengan bertekun pada langakah jangka pendek. Sang juara tahu bahwa lebih baik bercucuran keringat ketika berlatih lebih baik dari pada berdarah-darah ketika bertanding.
71. Tidak ada kata mustahil bagi seorang juara. Mustahil hanya dimiliki oleh orang-orang yang belum pernah mencoba. Sulit hanyalah kosa kata orang yang tak mau berlatih. Gagal adalah perbendaharaan kata orang-orang yang terlalu cepat menyerah.
72. Dengan kepercayaan penuh, kerja keras dan tidak setengah hati maka hasil yang diperolehpun tidak setengah-setengah.
73. Anda tidak pernah mencapai kesuksesan yang sesungguhnya samapai Anda menyukai apa yang sedang Anda kerjakan. (Dale Carnegie)
74. Kerjakan apa yang Anda cintai dan cintai apa yang Anda kerjakan.
75. Ketika ada dinding penghalang di depannya, maka seorang juara pantang berbalik karena ia selalu melihat garis finish secara jelas.
76. Anda dan saya tidak melihat hal-hal sebagaimana orang melihat. Kita melihat hal-hal sebagaimana kita melihat. (Heb Cohen)
77. Kita terlalu mempersulit hal yang sederhana dan kurang usaha untuk menyederhanakan hal yang sulit.
78. Tanpa tindakan yang nyata dan keras, kata-kata kehilangan maknanya.
79. Tiga penyakit mental yang selalu mersuki sang juara adalah penyakit M2B, yaitu Menunda, malas dan Banyak alasan.
80. Ada kegagalan yang Anda rasakan karena memang Anda tidak memilki kemampuan pada bidang yang diujikan, namun lebih banyak kegagalan yang terjadi bukan karena Anda tidak mampu, tetapi karena adanya sifat MENUNDA.
81. Anda lebih sering menunda dengan harapan mampu membayarnya pada waktu berikutnya.
82. “Malas” adalah kosa kata permanen untuk semua kegagalan.
83. Malas adalah sifat dasar orang yang kehilangan motivasi. Malas adalah kata yang selalu muncul pada diri sang pecundang sejati. Kemalasan adalah cikal bakal penyesalan pada setiap kesimpulan akhir.
84. Malas bermula dari pikiran negatif yang terpelihara, kemudian terpupuk oleh rasa meremehkan sesuatu yang akhirnya berujung pada kesimpulan akhir, « Aku tidak mampu » atau Kenapa harus aku yang mengerjakannya ? »
85. Alasan senantiasa benar bagi yang beralasan.
86. Kata kasihan sangat patut diberikan pada orang-orang yang dipercaya oleh orang lain apa yang dikatakannya, namun dirinya sendiri tidak mempercayai apa yang diutarakannya.
87. Kebahagiaan tidak tergantung pada hal-hal disekitar Anda, tetapi pada sikap Anda. Segala sesuatu dalam kehidupan Anda tergantung pada sikap Anda. (Alferd A. Montapert)
88. Arahkan potensi Anda pada kelebihan Anda. Konsentrasilah pada kekuatan Anda. Jangan campurkan kelebihan Anda dengan kekurangan Anda, maka muncullah kompetensi Anda.
89. Keputusan besar akan beriringan dengan masalah dan ujian yang besar. Anda berhak memilih apapun namun Anda tidak berhak memilih konsekensi pilihan Anda.
90. Anda berhak memilih dan memutuskan apapun dalam kehidupan Anda, namun Anda tidak dapat memilih konsekuensi dan akibat dari pilihan-pilihan dan keputusan Anda.
91. Menyerah adalah suatu pemecahan permanen untuk masalah temporer. (Anonim)
92. Kegagalan hakiki adalah ketika Anda telah berhenti mencoba.
93. Ujian bagi para pecundang tidak lebih dari suatu penderitaan tak berujung yang menimbulkan persangkaan buruk pada setiap orang yang ada disekitarnya, bahkan kepada Allah.
94. Ujian bagi pemenang adalah merupakan jalan cepat menuju naik kelas.
95. Dengan masalah, kita akan banyak belajar, tekun, dan sabar. Dengan masalah, kita mampu menemukan hal-hal baru.
96. Lakukan apa yang Anda takutkan, dan takut akan lenyap.
97. Kesalahan terbesar yang dapat dibuat seseorang adalah tidak melakukan apa-apa. (Maxwell)
98. Tahukah Anda bahwa orang gagal karena melakukan sesuatu 1000 kali lebih baik dari pada orang yang tidak pernah melakukan sesuatu.
99. Kegagalan akan melahirkan pengalaman dan dari pengalaman akan terlahir kecerdasan emosional yang tidak pernah diperoleh orang yang tidak pernah melakukan apapun.
100. Anda akan memperoleh kekuatan, keberanian, dan kepercayaan diri dengan setiap pengalaman.
101. Penundaan akan memperbesar rasa takut Anda, dan tindakanlah yang akan menguranginya.
102. Mendapatkan keuntungan tanpa resiko, pengalaman tanpa tantangan, dan imbalan tanpa kerja sama mustahilnya dengan hidup tanpa dilahirkan. (A.P Gouthey)
103. Yang lain dapat menghentikan langkah Anda hanya sementara, namun Andalah satu-satunya orang yang dapat melakukannya secara permanen. (Maxwell)
104. Pengorbanan yang sesungguhnya adalah investasi, dimana kita melepaskan sesuatu hari ini dan kita akan memperoleh sesuatu yang lebih berharga di esok hari.
105. Pemenang tidak melakukan sesuatu yang beda, pemenang hanya melakukan sesutau dengan cara yang berbeda.
106. Seseorang yang optimis mungkin saja melihat suatu cahaya dimana ada kegelapan, dan seorang pesimis selalu berlari untuk memedamkannya. (Michel D. Piere)
107. Keberhasilan ataupun kegagalan bukanlah sebuah hasil yang datang secara tiba-tiba, sebuah keberhasilan berasal dari proses yang panjang yang diawali keberanian memutuskan, kemauan untuk melakukan,dan kesiapan menerima resiko dan konsekuensi apapun dari tindakan yang dilakukan.
108. Tidak ada usaha tanpa gerak. Gerak akan terkontrol jika Anda memiliki niat yang yang kuat, Niat Anda akan konsisten jika tujuan Anda terukur, Tujuan Anda terukur jika ada KOMITMEN yang sinergi dengan GERAK, NIAT, dan TUJUAN. (Aris ABCo)
109. Bergeraklah! Karena bergeraklah air tidak bau. Karena bergeraklah udara terasa segar. Karena bergeraklah motor berjalan lancar dan tidak berbenturan.
110. Kesalahan terbesar yang senantiasa dibuat manusia dalam kehidupannya adalah ketakutan untuk melakukan kasalahan sehingga tidak melakukan sesuatu.
111. Kegagalan adalah kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih pandai. (Henry Ford)
112. Orang gagal senantiasa mengeluh dan diam pada titik kegagalan dan mencarai faktor kegagalan dari pihak yang lain.
113. Orang sukses akan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari temuan baru sebagai cara salah yang tak perlu terulang kedua kali.
114. Rasa takut adalah satu mata rantai dengan keengganan bertindak. Keengganan mencoba karena takut gagal adalah kegagalan yang sebenarnya.
115. Ketika Anda tidak pernah melakukan kesalahan sebaiknya Anda lihat kembali langkah Anda. Jangan-jangan Anda tidak perah melakukan sedikitpun.
116. Pada setiap kegagalan senantiasa tersimpan kesempatan yang tersembunyi.
117. Setiap Anda mampu meraih kesuksesan ketika Anda mau mempersiapkan diri, melakukan kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.
118. kebanggaan terbesar kita adalah bukan karena kita tidak pernah gagal, tapi kebanggaan terbesar kita adalah ketika kita mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh.
119. Orang yang paling mudah gagal dalam hidup adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup.
120. Selalu tanamkan dalam pikiran Anda bahwa ketetapan hati Anda untuk berhasil lebih penting dari hal apapun. (Abraham Lincoln)
121. Kebebasan manusia yang terakhir adalah memilih sikap dalm situasi apapun yang telah ditentukan baginya. (Victor Frankl)
122. Orang-orang besarpun memiliki rasa takut. Yang membedakan adalah mereka hanya menganggap rasa takut itu sebagai ilusi semata.
123. Semangat memang diperlukan karena dia adalah bensin bagi sebuah mobil. Namun apalah artinya bensin ketika sebuah mobil mewah tidak bisa bergerak karena tidak beresnya sang sopir.
124. kebanyakan dari kita telah memiliki komitmen untuk menjadi yang terbaik, kita mengeluarkan ucapan-ucapan yang hebat, berpenampilan luarbiasa. Namun pada saat harus menunujukkan bukti, kita hanya memberi alasan dan bukan jawaban.
125. Anda tidak mungkin berkomitmen pada diri Anda kalau Anda masih berusaha untuk menyenangkan semua orang.
126. Kesengsaraan adalah sebuah pilihan. (Anonim)
127. Lima sikap mental yang harus dimiliki oleh seorang pemenang ; tekad baja, tekun dan tabah, berpikir positif, menjunjung tinggi kejujuran dan bersikap konsisten.
128. Untuk berhasil, sejumlah hambatan dan rintangan seperti kemalasan, ketakutan, godaan, keterbatasan pengetahuan, keterbatasan relasi, kurang fasilitas, kurang modal dan 1001 kekurangan lainnya harus diatasi.
129. Ketekunan dan ketabahan adalah kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan sampai tuntas, selesai dan berhasil, apapun halangannya.
130. Anda tidak pernah berada di depan siapapun selama Anda berusaha untuk tetap sejajar dengan mereka. (Anonim)
131. Ada banyak cara yang sangat membantu Anda dalam memperbaiki kreativitas ; 1) Biarkan diri Anda sendiri bermimpi. Biarkan imajinasi Anda mengalir. Konsentrasikan kesadaran Anda untuk berfikir tentang suatu objek…..dan kemudian biarkan fikiran Anda mengalir, 2) Gunakan akal untuk menilai dan menghubungkan dengan pengetahuan yang ada sehinggga bisa diterima logika. Lanjutkan dengan memeriksa data, membuat perencanaan strategi untuk merealisasikannya.
132. Intuisi dapat diperoleh melalui ; 1) Pemikiran mendalam mengenai persoalan dan data sehingga pikiran kita dijenuhi, 2) Syarat yang penting yang harus dipenuhi adalah kebebasan dari persoalan-persoalan lain atau gangguan perhatian lain, 3) Banyak orang memperoleh intuisi sewaktu beristirahat dari pekerjaannya setelah usaha yang intensif, 4) Pikiran-pikiran yang timbul sering muncul sewaktu-waktu yang sangat singkat saja.
133. Beberapa cara untuk memperluas pengetahuan sehingga Anda mampu berpikir kreatif ; membaca, pengamatan atas persoalan, transfer pengetahuan dengan menghadiri seminar, lokakarya, pelatihan/workshop, Diskusi, terbuka terhadap berbagai bentuk informasi (leaflet, booklet dll)
134. Jika Anda ingin mengubah sikap, mulailah dengan mengubah kebiasaan. Dengan kata lain, mulailah melakukan bagian, dengan sebaik yang Anda bisa, dari orang yang Anda teladan, menjadi orang yang paling Anda inginkan, secara berangsur-angsur, manusia lama dan penakut akan hilang. (William Glasser)
135. Musuh terburuk kreativitas adalah keraguan atas kemampuan diri sendiri.
136. Seorang yang bahagia bukanlah seseorang yang dalam situasi serba pasti, tapi lebih pada seseorang dengan sikap yang serba pasti.
(Hugh Downs)
137. Sembilan puluh sembilan persen kegagalan berasal dari orang yang mempunyai kebiasaan membuat alasan. (George Washington)
138. Hukuman pertama bagi orang yang berbohong dari kebohongannya adalah dia tetap dianggap bohong ketika ia bersikap jujur. (Ibnul Mubarak Rahimahullah)
Virus-virus penghambat kesuksesan :
Virus “menunda” : Ketika akan melakukan sesuatu, sering berpikir “ntar dulu dech, masih ada waktu”.
Bahayanya :
* Menyesal
* Mengalami kegagalan
* Gelisah semakin parah
* Pegal-pegal dan bikin lemas
Pengobatannya :
* Say no to “Menunda”! now…now…and now.
* Jangan menyerah pada masa-masa sulit.
* Berkonsentrasilah pada tugas.
Virus “Malas” : disebabkan oleh hilangnya motivasi. Malas adalah pecundang sejati. Malas = Kalah sebelum bertanding.
Bayahanya :
* Gagal (Malas : kata permanen sebuah kegagalan)
* Menyesal (Malas : cikal bakal penyesalan)
* Gelisah semakin parah, frustasi.
Pengobatannya :
* Jadikan dan anggap semua aktivitasmu menyenangkan dan sangat bermanfaat.
* Lawan bisikan malas.
MCA (Mencari Cari Alasan)
-Menjadikan ketidaksempurnaan dirinya sebagai alasan untuk tidak berbuat sesuatu.
-Tidak percaya diri
-Suka mencari-cari alasan
Bahayanya :
* Tidak akan dipercaya
* Gagal
* Gelisah, sedih dan menyesal
Pengobatanya :
* Carilah alasan untuk berbuat, bukan untuk tidak berbuat.
* Apabila seseorang ingin melakukan, maka ia akan mencari cara. Tapi bila seseorang tidak mau melakukan sesuatu, maka ia akan mencari alasan.
September 10, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana
rasanya, “ujar Pak tua itu.
Asin. Asin sekali, “jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu. Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah”. Saat pemuda itu selesai mereguk air itu, Beliau bertanya, “Bagaimana rasanya”?”Segar”, sahut sang pemuda. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?” tanya Beliau lagi. “Tidak,” jawab si anak muda. Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda.
“Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam tadi, tak lebih dan tak kurang. Jumlah garam yang kutaburkan sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda. Demikian pula kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu akukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.” Beliau melanjutkan nasehatnya. “Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
September 10, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Nasehat adalah sebuah kejernihan yang sewajarnya hadir dalam kehidupan masyarakat Islam. Terkhusus bagi wanita muslimah yang hidup dijaman ini. Sapaan nasehat adalah penyejuk yang menyegarkan langkah dalam menuju ridha Yang Maha rahmah, Allah tabaraka ta’ala.
1. Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya, Muhammad adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan menampakkan jejak keimanan dalam perkataan, amalan dan keyakinan. Maka ia selalu menjauhi murka Allah, takut akan pedihnya azab Allah dan balasan akibat menyelisihi perintah-Nya.
2.Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan, karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan.
3.Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab.
” Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka.”
(al ahzaab: 59)
4. Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda,
‘apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadis Shahih jami’)
5. Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah,
‘wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka’. (At tahrim: 6)
6. Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah,
‘barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka setan yang ke-3 nya’.
Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.
7. Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah,
‘Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.’ (Hadis shahih)
Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka,
“barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut” (hadis shahih)
8. Wanita muslimah adalah da’iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya, menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah,
‘kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak). (HR. bukhari dan muslim).
9. Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu, menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa,
‘malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya, barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadis Shahih Jami’)
10.Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma,
‘tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan’. (Al An’am: 70)
Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya ,
‘alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggakkan’ .
(Al An’am: 31)
Wahai muslimah laksanakanlah nasehat-nasehat ini niscaya engkau akan jaya di dunia dan di akhirat
September 10, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Wanita memang banyak memberikan bahan perbincangan. Saat ini bukan saja perannya yang disorot akan tetapi muncul pula para aktifis wanita yang ingin menegakkan hak-haknya. Disatu sisi wanita juga di tuntut untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik. Dalam kebanyakan kajian, jika berbicara mengenai wanita seringkali para peserta apalagi yang kurang memahami Islam selalu menyudutkan Islam, terutama mengangkat sisi Poligami, hak waris, dll. lalu bagaimana sebenarnya Islam mendudukkan wanita ??
1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: ‘Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.’
2. Wanita yang solehah [baik] itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.
3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takut akan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4. Barang siapa yang membawa hadiah [barang makanan dari pasar ke rumah] lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.
5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku [Rasulullah S.A.W.] di dalam syurga.
6. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
7. Daripada Aisyah r.a. ‘Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
8. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya [serta menjaga sembahyang dan puasanya].
12. Aisyah r.a. berkata ‘Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W., siapakah ang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, ‘Suaminya.’ ‘Siapa pula berhak terhadap lelaki?’ Jawab Rasulullah S.A.W.’Ibunya.’
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya [10,000 tahun].
15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.
17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
18. Apabila telah lahir [anak] lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
19. Apabila semalaman [ibu] tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.
20. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
21. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat.
22. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
23. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya [ASI] akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
24. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.
25. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
26. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.
27. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.
28. Wanita yang memerah susu binatang dengan ‘bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
29. Wanita yang menguli tepung gandum dengan ‘bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.
30. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
31. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
32. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadah pada malam hari.
33. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
34. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
35. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
36. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh [2 1/2 tahun], maka malaikat-malaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.
37. Jika wanita memberi ASI kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
38. Jika wanita memijit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijit suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.
39. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
40. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadah.
41. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.
September 10, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Sesungguhnya agama Islam memerintahkan setiap orang muslim agar mencintai saudaranya bagaikan mencintai dirinya sendiri, kemudian menghindari mereka dari keburukan sebagaimana ia menghindarkan diri daripadanya, nasehat menasehati demi menta’ati kebenaran yang telah didatangkan dari Allah dan Rasul-Nya, baik itu berupa perintah maupun larangan, dengan hati rela mematuhinya.
Di saat agama Islam tiba dan kaum Jahiliyah membenci bayi perempuan, bahkan tega buah hati sendiri dikubur hidup-hidup, tidak memberikan harta warisan kepada wanita, terkadang mempusakai wanita bagaikan harta yang lain dengan jalan paksa.
Maka Allah serta Rasul-Nya melarang perbuatan keji tersebut, menjaga dan mengangkat derajat wanita bagaikan mutiara berharga, dengan memberikan hak-haknya sebagaimana agama menghormati dan memberikan hak-haknya kepada seorang lelaki.
Demi kesucian masyarakat serta demi keutuhan dan kehormatan seorang muslimah dari kemaksiatan dan dari kecerobohan orang jahil, maka Islam menganjurkan perkawinan dan mengharamkan perbuatan zina. Maka demi kesucian dan keutuhan, Allah Maha Penyayang memerintahkan para muslimah agar mengenakan hijab [jilbab], supaya berada di sisi Allah, dan ditempat sejauh mungkin dari perbuatan keji yang dapat menimpa pada diri kaum muslimah.
Simak baik-baik ayat Al Qur’an ini : ‘Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan pehiasaannya kecuali yang biasa nampak dari pandangan. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau kepada ayah mereka, atau putra-putra mereka, atau saudara- saudara mereka, atau putra-putra suami mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan [terhadap kaum wanita], atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat kaum wanita. dan janganlah mereka memukul kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung’. [Qs An Nur : 31]
Bagaimana jilbab yang dimaksud dalam ayat diatas, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat hijab atau jilbab sebagai berikut dan inilah jilbab yang syar’i dan benar :
Menutupi seluruh tubuh, sebagaimana yang difirmankan Allah, ‘Hendaklah mereka itu mengeluarkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’. [Qs Al Ahzab : 59]
Maksud daripada berhijab adalah untuk menutup tubuh wanita dari pandangan laki-laki. Jadi, bukan yang tipis, yang pendek, yang ketat, atau berkelir serupa dengan kulit, maupun yang bercorak dan yang bersifat mengundang penglihatan laki-laki.
Harus yang longgar, sehingga tidak menampakkan tempat- tempat yang menarik pada anggota tubuh.
Tidak diberi wangi-wangian, hal ini telah diperingatkan oleh Rasulullah saw : ‘Sesungguhnya seorang wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati kaum [laki-laki] bermaksud agar mereka mencium aromanya, maka ia telah melakukan perbuatan zina’. [HR Tirmidzi]
Pakaian wanita tidak boleh menyerupai laki-laki, ‘Nabi saw melaknat laki-laki yang mengenakan pakaian wanita, dan seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki’. [HR Abu Dawud dan An Nasai].
Tidak menyerupai pakaian orang kafir, ‘Siapa yang meniru suatu kaum, maka ia berarti dari golongan mereka’. [HR Ahmad]
Berpakaian tanpa bermaksud supaya dikenal, baik itu dengan mengenakan pakaian yang berharga mahal maupun yang murah, jika niatnya untuk dibanggakan karena harganya atau- pun yang kumal jika bermaksud agar dikenal sebagai orang yang ta’at [riya']. ‘Siapa yang mengenakan pakaian tersohor [bermaksud supaya dikenal] di dunia, maka Allah akan mem- berinya pakaian hina di hari Kiamat, lalu dinyalakan apa pada pakaian tersebut.’ [HR Abu Dawud]
Sungguh fenomena jilbab pada saat sekarang, membuat kita di satu sisi patut bersyukur, wanita sudah tidak malu lagi untuk berjilbab di manapun tempatnya sehingga jilbab benar-benar telah membudaya di masyarakat dan dianggap sesuatu yang lumrah. Namun di sisi lain jilbab yang sesungguhnya harus memenuhi prasyarat jilbab syar’i sebagaiman tersebut di atas seakan telah berubah fungsi dan ajaran, banyak sekali dan telah bertebaran dimana-mana jilbab yang bukan lagi syar’i tapi lebih terkesan trendy dan mode atau lebih dikenal dengan jilbab funky yang kebanyakan dari semua itu adalah menyimpang dari syarat-syarat syara’ jilbab yang sebenarnya.
Diantara penyimpangan-penyimpangannya yang ada, antara lain :
Tidak ditutupnya seluruh bagian tubuh. Seperti yang biasa dan di anggap sepele yaitu terbukanya bagian kaki bawah, atau bagian dada karena jilbab diikatkan ke leher, atau yang lagi trendy, remaja putri memakai jilbab tapi lengan pakaiannya digulung atau dibuka hingga ke siku mereka.
Sering ditemui adanya perempuan yang berjilbab dengan pakaian ketat, pakaian yang berkaos, ataupun menggunakan pakaian yang tipis, sehingga walaupun perempuan tersebut telah menggunakan jilbab, tapi lekuk-lekuk tubuh mereka dapat diamati dengan jelas.
Didapati perempuan yang berjilbab dengan menggunakan celana panjang bahkan terkadang memakai celana jeans. Yang perlu ditekankan dan telah diketahui dengan jelas bahwa celana jeans bukanlah pakaian syar’i untuk kaum muslimin, apalagi wanita.
Banyak wanita muslimah di sekitar kita yang memakai jilbab bersifat temporer yaitu jilbab dipakai hanya pada saat tertentu atau pada kegiatan tertentu, kendurian, acara pengajian kampung dsb, setelah itu jilbab dicopot dan yang ada kebanyakan jilbab tersebut sekedar mampir alias tidak sampai menutup rambut atau menutup kepala.
Terkadang, kalau ditanyakan kepada mereka, mengapa kalian berbuat [melakukan] yang demikian, tidak memakai jilbab yang syar’i, padahal telah mengetahui bagaimana jilbab yang syar’i, sering didapati jawaban, ‘Yaa, pengen aja ‘, atau ‘Belum siap ‘, atau ‘Mendingan begini daripada tidak memakai jilbab sama sekali ‘, atau ‘ Jilbab itu khan tidak hanya satu bentuk, jilbab khan bisa dimodofikasi yang penting khan menutup aurat ‘ terkadang didapati juga jawaban, ‘Kok kamu yang ribut, khan emang sudah menjadi mode yang seperti ini!’
Padahal, dituntutnya jilbab dengan syarat-syarat yang telah ditentukan sesuai dengan hukum syara’ yang disebutkan di atas, sesungguhnya akan membawa kebaikan bagi kita sendiri, baik di dunia maupun di akhirat dan bukan didasari atas nafsu atau ditujukan untuk mengekang kita.
Janganlah sampai suatu kaum, dimana mereka meremehkan perempuan-perempuan/muslimah yang berjilbab hanya karena memakai pakaian/jilbab yang tidak sesuai dengan hukum syara’.
Apabila kaum telah meremehkan hal ini, maka bagaimana dengan pandangan [penilaian] Allah dan Rasul -Nya terhadap wantia yang seperti ini ? Tidakkah ada bedanya antara perempuan yang berjilbab dengan perempuan yang tidak berjilbab ?
September 9, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
kalo cowok ganteng berbuat jahat
cewek-cewek bilang: nobody’s perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat
cewek-cewek bilang: pantes…tampangnya kriminal
kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman
cewek-cewek bilang: wuih jantan…kayak di filem-filem
kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman
cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia…
Kalo cowok ganteng pendiam
cewek-cewek bilang: woow, cool banget…
kalo cowok jelek pendiam
cewek-cewek bilang: ih kuper…
kalo cowok ganteng jomblo
cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo
cewek-cewek bilang: sudah jelas…kagak laku…
kalo cowok ganteng dapet cewek cantik
cewek-cewek bilang: klop…serasi banget…
kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek-cewek bilang: pasti main dukun…
kalo cowok ganteng diputusin cewek
cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku…
kalo cowok jelek diputusin cewek
cewek-cewek bilang:…(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari
atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya)…
kalo cowok ganteng ngaku indo
cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih…
kalo cowok jelek ngaku indo
cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot…
kalo cowok ganteng penyayang binatang
cewek-cewek bilang: perasaannya halus…penuh cinta kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi…
kalo cowok ganteng bawa BMW
cewek-cewek bilang: matching…keren luar dalem
kalo cowok jelek bawa BMW
cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?…
kalo cowok ganteng males difoto
cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?…
kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamos …bikin lemas…
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat…
kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek
cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu…
kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on
kalo cowok jelek bersedih hati
cewek-cewek bilang: cengeng amat!!…laki-laki bukan sih?
Kalo cowok ganteng baca e-mail ini
langsung ngaca sambil senyum-senyum kecil, lalu
berkata “life is beautifull”
kalo cowok jelek baca e-mail ini, Frustasi, ngambil
tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya
“HIDUP INI KEJAAAAMMM….!!!”
August 8, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba
melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, “bagaimana saya tahu kalo saya menikah dengan orang yang tepat?”
Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi saya menjawab “Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah anda itu suami anda?”
Dengan sangat serius dia balik bertanya “Bagaimana anda tahu?!”
“Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.”
Inilah jawabanya!
SETIAP ikatan memiliki siklus.
Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda.
Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian
sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang
bersemangat, begitu menyenangkan.
Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit.
Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Ngga perlu berbuat apapun
Makanya dikatakan “jatuh” cinta!
Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan “aku mabuk cinta”
Bayangkan eksprisi tersebut!
Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda.
Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan.
Tapi? Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar..
perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.
Perlahan tapi pasti.. telpon darinya menjadi hal yang merepotkan,
belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada..
Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu,
namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda,
anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.
Dan pada situasi inilah pertanyaan “Did I marry the right person?” mulai
muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..
Nah Lho!
Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami
eforia-eforia cinta itu dengan orang lain.
Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?
Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan diluar.
Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini.
Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.
Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya,
hobinya, pertemanannya, nonton TVsampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya.
Tapi tau ngga?!
Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri.
Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya
Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh, Anda bisa!
Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan merasa lebih baik.
Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan
mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda). Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah.
Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati
keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.
Itu adalah siklus…
Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini)
KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR
MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..!
Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan
Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi!
Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya
Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.
Benar juga ungkapan “diperbudak cinta”
Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi.
Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK
Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga
berjalan dengan baik .
Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini.
Cinta bukanlah MISTERI
Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan
ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.
Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gaya Grafitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya.
Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat.
Ini merupakan reaksi sebab akibat.
Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa “MEMBUAT” cinta bukan “JATUH”.
Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan
sebuah DECISION, dan bukan cuma PERASAAN..!
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak mendengar…
namun senantiasa bergetar….
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa…
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri dengan hati..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar mata..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba memenangi..
jika ia sebuah cinta…..
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan…
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan…
namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan..
Cintailah pasangan anda, seperti anda ingin dicintai olehnya
Setialah pada pasangan anda, seperti anda ingin mendapatkan kesetiannya
Pada akhirnya, pernikahan itu sesungguhnya adalah decision/ keputusan yang lahir dari consideration/ pertimbangan berdasarkan choice/pilihan.
Artinya bila kita sudah memutuskan dengan siapa kita menikah,
keputusan itu seharusnya lahir dari pertimbangan- pertimbangan matang
dari seluruh aspek dan kriteria rohani dan logis terhadap pilihan yang
diperhadapkan kepada kita. Kalau kita sudah memilih, mempertimbangkan dan memutuskan adalah rancu dan tidak bertanggung jawab bila di pertengahan perjalanan baru kita mempertanyakan “Apakah benar ini pasangan yang tepat buat saya?”
Yang paling penting adalah cari kehendak Tuhan sebelum memutuskan
untuk menikah (dan dengan siapa menikah) dan tahu apa yang Dia
kehendaki, bila kita pernah atau telah mengambil keputusan yang salah
atau tidak tepatpun, satu kabar baik adalah Tuhan kita sanggup memulihkan secara total, amin
August 8, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Buat para Istri baca ya….. suami & calon suami juga boleh..
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Sang Ibu 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat suaminya yang sakit, suaminya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun.
Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah suaminya tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari Sang Ibu memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat suaminya keatas tempat tidur.
Sebelum berangkat kerja dia letakkan suaminya didepan TV supaya suaminya tidak merasa kesepian.
Walau suaminya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat suaminya tersenyum, untunglah tempat usaha Sang Ibu tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi suaminya makan siang. sorenya dia pulang memandikan suaminya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani suaminya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.
Walaupun suaminya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Sang Ibu sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda suaminya setiap berangkat tidur.
Rutinitas ini dilakukan Sang Ibu lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat suaminya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari ke empat anak Sang Ibu berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Sang Ibu memutuskan bapak mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu, semua anaknya berhasil.
Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” ibu kami ingin sekali merawat bapak semenjak kami kecil melihat ibu merawat bapak tidak ada
sedikitpun keluhan keluar dari bibir ibu……. ..bahkan ibu tidak ijinkan kami menjaga bapak” . dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan ibu menikah lagi, kami rasa bapakpun akan mengijinkannya, kapan ibu menikmati masa tua ibu dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat ibu, kami janji kami akan merawat bapak sebaik-baiknya secara bergantian”.
Sang Ibu menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.”
Anak2ku ……… Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin ibu akan menikah….. .tapi ketahuilah dengan adanya bapak kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. coba kalian tanya bapakmu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
Kalian menginginkan ibu bahagia, apakah bathin ibu bisa bahagia meninggalkan bapakmu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan ibu yg
masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan bapakmu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis anak2 Sang Ibu, merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata sang Bapak. dengan pilu ditatapnya mata istrinya yg sangat dicintainya itu..
Sampailah akhirnya Sang Ibu diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Sang Ibu kenapa mampu bertahan selama 25 tahun, merawat Suaminya yg sudah tidak bisa apa2..
Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru, disitulah Sang Ibu bercerita.
“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan.
Saya memilih suami saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalagi dia sakit…”
July 28, 2009 - Posted by abi.shaqina - 0 Comments
Tidak cantik = Minder dan jarang disukai orang.
Cantik = Percaya diri, terkenal dan banyak yang suka.
AH MASA SIH??
Sebuah rumus simple namun amat berbahaya. Darimanakah asal muasal rumus ini?
Bisa jadi dari media ataupun oleh opini masyarakat yang juga telah teracuni
oleh media- baik cetak maupun elektronik- bahwa kecantikan hanya sebatas
kulit luar saja. Semua warga Indonesia seolah satu kata bahwa yang cantik
adalah yang berkulit putih, tinggi semampai, hidung mancung, bibir merah,
mata jeli, langsing, dll. Akibatnya banyak kaum hawa yang ingin memiliki
image cantik seperti yang digambarkan khalayak ramai, mereka tergoda untuk
membeli kosmetika yang dapat mewujudkan mimpi-mimpi mereka dan mulai
melalaikan koridor syari’at yang telah mengatur batasan-batasan untuk tampil
cantik. Ada yang harap-harap cemas mengoleskan pemutih kulit, pelurus
rambut, mencukur alis, mengeriting bulu mata, mengecat rambut sampai pada
usaha memancungkan hidung melalui serangkaian treatment silikon, dll.
Singkat kata, mereka ingin tampil secantik model sampul, bintang iklan
ataupun teman pengajian yang qadarullah tampilannya memikat hati. Maka tidak heran setiap saya melewati toko kosmetik terbesar di kota saya, toko
tersebut tak pernah sepi oleh riuh rendah kaum hawa yang memilah milih
kosmetik dalam deretan etalase dan mematut di depan kaca sambil terus
mendengarkan rayuan manis dari si mba SPG.
Kata cantik telah direduksi sedemikian rupa oleh media, sehingga banyak yang
melalaikan hakikat cantik yang sesungguhnya. Mereka sibuk memoles kulit luar
tanpa peduli pada hati mereka yang kian gersang. Tujuannya? Jelas, untuk
menambah deretan fans dan agar kelak bisa lebih mudah mencari pasangan
hidup, alangkah naifnya. Faktanya, banyak dari teman-teman pengajian saya
yang sukses menikah bukanlah termasuk wanita yang cantik ataupun banyak
kasus yang muncul di media massa bahwa si cantik ini dan itu perkawinannya
kandas di tengah jalan. Jadi, tidak ada korelasi antara cantik dan
kesuksesan hidup!.
Teman-teman saya yang sukses menikah walaupun tidak cantik-cantik amat tapi kepribadiannya amat menyenangkan, mereka tidak terlalu fokus pada rehab
kulit luar tapi mereka lebih peduli pada recovery iman yang berkelanjutan
sehingga tampak dalam sikap dan prinsip hidup mereka, kokoh tidak rapuh.
Pun, jika ada teman yang berwajah elok mereka malah menutupinya dengan cadar supaya kecantikannya tidak menjadi fitnah bagi kaum adam dan hanya
dipersembahkan untuk sang suami saja, SubhanAlloh. Satu kata yang terus
bergema dalam hidup mereka yakni bersyukur pada apa-apa yang telah Allah
berikan tanpa menuntut lagi, ridho dengan bentuk tubuh dan lekuk wajah yang
dianugerahkan Allah karena inilah bentuk terbaik menurut-Nya, bukan menurut
media ataupun pikiran dangkal kita. Kalau kita boleh memilih, punya wajah
dan kepribadian yang cantik itu lebih enak tapi tidak semua orang
dianugerahi hal semacam itu, itulah ke maha adilan Allah, ada kelebihan dan
kekurangan pada diri tiap orang. Dan satu hal yang pasti, semua orang
bertingkah laku sesuai pemahaman mereka, jika kita rajin menuntut ilmu agama InsyaAllah gerak-gerik kita sesuai dengan ilmu yang kita miliki.
Demikian pula yang terjadi pada wanita-wanita yang terpaku pada kecantikan fisik semata, menurut asumsi saya, mereka merupakan korban-korban iklan dan kurang tekun menuntut ilmu agama, sehingga lahirlah wanita-wanita yang berpikiran dangkal, mudah tergoda dan menggoda. Mengutip salah satu hadist, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
*”Siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah akan pahamkan ia dalam
agamanya”*(Shahih, Muttafaqun ‘alaihi).
Hadist diatas dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz bahwa ia menunjukkan keutamaan ilmu. Jika Allah menginginkan seorang hamba memperoleh kebaikan, Allah akan memahamkan agama-Nya hingga ia dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang bathil, mana petunjuk mana kesesatan. Dengannya pula ia dapat mengenal Rabbnya dengan nama dan sifat-sifat-Nya serta tahu keagungan hak-Nya.
Ia pun akan tahu akhir yang akan diperoleh para wali Allah dan para musuh Allah. Syaikh Ibnu Baz lebih lanjut juga mengingatkan betapa upentingnya menuntut ilmu
syari’at:
“Adapun ilmu syar’i, haruslah dituntut oleh setiap orang (fardhu ‘ain),
karena Allah menciptakan jin dan manusia untuk beribadah dan bertaqwa
kepada-Nya. Sementara tidak ada jalan untuk beribadah dan bertaqwa kecuali
dengan ilmu syar’i, ilmu Al-Qur’an dan as Sunnah“.
sadarilah sejak semula bahwa Allah menciptakan kita tidak dengan sia-sia.
Kita dituntut untuk terus menerus beribadah kepadaNya. Ilmu agama yang harus kita gali adalah ilmu yang Ittibaurrasul (mencontoh Rasulullah) sesuai
pemahaman generasi terbaik yang terdahulu (salafusshalih), itu adalah tugas
pokok dan wajib. sehingga keinginan untuk mempercantik diri seyogyanya dengan tetap berpedoman pada kaidah-kaidah syara’ sehingga kecantikan kita tidak mendatangkan petaka dan dimurkai Allah. Apalah gunanya cantik tapi hati tidak tentram atau cantik tapi dilaknat oleh Allah dan rasul-Nya, toh kecantikan fisik tidak akan bertahan lama. Ada yang lebih indah dihadapan Allah, Rabb
semesta alam, yaitu kecantikan hati yang nantinya akan berdampak pada
mulianya akhlaq dan berbalaskan surga. Banyak-banyaklah introspeksi diri
(muhasabah), kenali apa-apa yang masih kurang dan lekas dibenahi. Jangan
ikuti langkah-langkah syaitan dengan melalaikan kita pada tugas utama karena
memoles kulit luar bukanlah hal yang gratis, ia butuh waktu dan biaya yang
tidak sedikit. Bukankah menghambur-hamburkan uang (boros) adalah teman
syaitan?. JADI, mari kita ubah sedikit demi sedikit mengenai paradigma
kecantikan.
Faham Syari’at = CANTIK
Tidak Faham Syari’at = Tidak CANTIK sama sekali!
Bagaimana? setuju?.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa sallam bersabda:
“Innallaha la yanzhuru ila ajsamikum wa la ila shuwarikum walakin yanzhuru
ila qulubikum”
*”Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi
Allah melihat hati dan kalian”* (HR. Muslim)
Mari kita simak syair indah dibawah ini:
*Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum**
**Karena banyaknya madu yang dimiliki bunga**
**Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum karena sedikitnya madu*
*Banyak laki-laki tampan yang tertarik dan terpesona oleh wanita yang kurang
cantik**
**Karena memiliki hati yang cantik**
**Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan laki-laki karena jelek
hatinya*
*Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah tapi apa yang ada
didalam dada**
**Maka percantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.*
Wallahu ‘alam bisshowab (ummu Zahwa).
Maroji’:
297 Larangan Dalam Islam dan Fatwa-Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih
al-Utsaimin, Syaikh Ali Ahmad Abdul ‘Aal ath-Thahthawi.